KIHON
Kihon secara harfiah berarti dasar atau pondasi. Pelatihan
kihon dimulai dari mempelajari kuda-kuda dasar, pukulan, hantaman, tangkisan,
dan tendangan. Pada tahap ini setiap karateka harus menguasai kihon dengan baik
sebelum mempelajari kata dan kumite. Kihon selalu
dilakukan setiap permulaan latihan yaitu melatih bentuk dasar kuda-kuda, bentuk
pukulan, tangkisan, dan tendangan serta variasi gerakan sejenis atau berganda
yang dilakukan berulang-ulang sesuai dengan tingkatan sabuk.
TUJUAN
Tujuan dari “kihon” ini adalah untuk mengembangkan sikap yang benar
teknik-teknik mendorong, memukul, menangkis dan menendang. Kombinasinya
menjamin bahwa “kihon” adalah suatu pengertian dari prinsip-prinsip mengenai
mangkail (taisabakti). Perputaran dalam mengubah arah latihan ketahanan kerja
dan fleksibilitas adalah suatu aspek yang sangat penting dari “kihon”.
BENTUK
Meliputi sikap yang benar, perawakan tubuh, tangan, kaki dan
pergerakan-pergerakan kepala dan koordinasi dari keseluruhannya.
ISI
Meliputi “kime” (utama) yang merupakan sebuah kombinasi dari tenaga,
kecepatan, ketepatan, dan koordinasi yang didapat oleh aplikasi (penerapan)
pergerakan yang benar, linier (lurus) (kedepan, kebelakang dan kesamping),
perputaran, getaran, pergerakan-pergerakan keatas dan kebawah yang sama baiknya
tentang waktu dan kontraksi (pengkerutan) dan ekspansi (pengembangan) dari
otot-otot.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar