BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Pada
dasarnya kegiatan pertama yang harus dilakukan Pendidik ketika mengajar yakni
mampu mengelola kelas, kemudian mengorganisasikan dan menguasai konten materi
yang akan diajarkan. Maka untuk keperluan itu, saya sebagai Mahasiswa UPI
Kampus Cibiru merasa perlu melakukan penelitian mengenai upaya pengelolaan
kelas dan pemanfaatan media belajar.
Dalam hal
ini saya melakukan observasi di SDN Cibeusi-Jatinangor Kab. Sumedang, bentuk
laporan ini disajikan untuk pemenuhan tugas mata kuliah Manajemen Pendidikan. Adapun
alasan dalam pemilihan tempat pengamatan ini karena area sekolah yang
representatif termasuk dalam kawasan pendidikan Jatinangor, manajemen
sekolahnya berkembang dengan baik, dan banyaknya lulusan yang unggul
berprestasi.
Maka dengan
adanya laporan ini diharapkan calon guru mampu mengetahui tentang pemanfaatan
media belajar dan pengelolaan kelas, dan menambah informasi mengenai
pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung di sekolah tersebut.
B. Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana
sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar di SD Negeri Cibeusi?
2.
Bagaimana
peran guru dalam mengelola kelas dan pemanfaatan media belajar di kelas?
C. Tujuan
Observasi
1.
Mengetahui
sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar di SD Negeri Cibeusi.
2.
Mengetahui
peran guru dalam mengelola kelas dan pemanfaatan media belajar di kelas.
D. Manfaat
Observasi
Menambah
khazanah keilmuan tentang pengelolaan kelas, pemanfaatan media belajar yang
tepat, dan memberikan informasi tentang sarana dan prasarana sekolah yang ideal.
E. Prosedur
Observasi
Adapun metode
yang digunakan dalam menyusun laporan ini yakni pengamatan secara langsung,
dokumentasi, dan wawancara.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Deskripsi
Sekolah
SD Negeri
Cibeusi merupakan sekolah yang termasuk kedalam Area Pendidikan Jatinangor,
letaknyasangat strategis yakni disebelah barat dan timur berdampingan dengan
perumahan penduduk dan Institut
Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), disebelah utara dan selatan berada dibawah
kaki gunung Manglayang dan berdampingan dengan Yayasan Pendidikan Islam
Al-Aqso.Kemudian tempat yang cukup jauh dari Jalan Raya dan Pasar Jatinangor
menjadikan area sekolah yang tenang jauh dari kebisingan sehingga membuat
konsentrasi belajar menjadi lebih optimal. Adapun penjelasan lebih lengkap
menurut sumber data sebagai berikut:
Nama Sekolah : SD Negeri Cibeusi
Tahun Pendirian : 1989
NSS : 10110231015018
Akreditasi : A (Amat Sangat Baik)
Alamat : Dusun Sukajadi
Desa
Kelurahan/Kec : Cibeusi/Jatinangor
Kabupaten : Sumedang
Propinsi : Jawa Barat
Senada dengan
letak wilayahnya yang strategis SD Negeri Cibeusi ini memiliki visi “mewujudkan
insan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) yang
berlandaskan iman dan takwa (IMTAK).” Adapaun hal-hal untuk merealisasikan visi
itu, maka disusunlah misi sebagai berikut:
1.
Melaksanakan
pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, dan inovatif.
2.
Membekali
insan pendidikan dengan teknologi dan keterampilan
3.
Menumbuhkembangkan
keunggulan budaya lokal
4.
Mewujudkan
insan pendidikan yang cerdas, berbudi, dan sehat
5.
Mewujudkan
sekolah yang berbudaya lingkungan
6.
Melaksanakan
pengelolaan pendidikan dengan pendekatan MBS
7.
Menumbuhkembangkan
tenaga kependidikan yang profesional, ikhlas, disiplin, tanggungjawab dan
panutan
8.
Menanamkan
pemahaman dan pelaksanaan rukun iman dan rukun islam
Sejalan dengan
misi sekolah untuk mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan, terlihat
dibeberapa sudut sekolah ruang terbuka hijau yakni adanya pohon-pohon rindang
beserta dengan tempat duduk dibawahnya. Lingkungan sekitar terlihat lebih indah
karena jarangnya sampah-sampah yang berserakan, peserta didik kelihatan seudah
dibimbing dengan baik sehingga dalam beberapa kesempatan saya sering menemui
peserta didik yang memungut sampah di lantai. Kebiasaan membersihkan kelas
setelah proses belajar selesai menjadi suatu kebudayaan positif, mereka
konsisten dalam melaksanakan piket hariannya.
A. Sarana
dan Prasarana
Adapun sarana
dan prasarana yang cukup menunjang kegiatan belajar di sekolah diantaranya:
1.
Ruang
Lab Komputer
2.
Perpustakaan
3.
Ruang
Kesenian
4.
Ruang
UKS
5.
Sanggar
Pramuka
6.
Multimedia
7.
Mushola
(dalam perbaikan)
8.
Perlatan
Musik Tradisional & Modern
9.
TV
/ VCD
10. Keyboard
11. Komputer
12. Sound Sistem
13. LCD Infokus (Poyektor)
14. Laptop (Note Book)
15. CD Pembelajaran/e-library
Beberapa koleksi
buku-buku perpustakaan mewarnai kelengkapan sumber mengajar bagi guru dan
sumber belajar peserta didik. Adapun jumlah buku-buku yang terdata yaitu:
Buku
Pegangan Guru
|
Buku
Teks Siswa
|
Buku
Penunjang
|
|||
Jumlah
Judul
|
Jumlah
Eksemplar
|
Jumlah
Judul
|
Jumlah
Eksemplar
|
Jumlah
Judul
|
Jumlah
Eksemplar
|
48
|
2992
|
54
|
32850
|
2800
|
11200
|
Dinding kelas
bagian luar terdapat karton –karton yang bergambar tentang tokoh-tokoh mantan
Presiden dan pahlawan Indonesia, Peta Pulau Jawa, Asmaul Husna, dan Mading
Kelas. Kemudian dibagian dinding dalam terdapat karton seputar materi
pengetahuan umum (tarian daerah, 7 keajaiban dunia, rumah adat) dan karton
seputar matematika (Angka Romawi), namun ketika melihat beberapa kelas media
yang ditempel di dinding berbeda sesuai dengan tingkatan kelas peserta didik.
B. Pegawai
dan Staf Pengajar
Pada umumnya
staf pendidik di SD Negeri Cibeusi merupakan pendidik lulusan S1 walaupun
beberapa guru yang berasal dari perguruan tinggi non kependidikan dan berasal
dari program keahlian tetap masuk komposisi walaupun tidak menjadi guru kelas,
tetapi menjadi guru bidang studi. Dan ada 4 pendidik juga yang sedang
menyelesaikan jenjang pendidikan S1 di beberapa perguruan tinggi. Berikut ini
tabel nama-nama pegawai dan staf pengajar yang terdata:
No
|
Nama Guru
|
Jenjang Pendidikan
|
Ket
|
|||||
SLTA
|
D1
|
D2
|
D3
|
S1
|
S2
|
|||
1
|
Asep Sutisna, S.Pd.
|
v
|
Kepsek
|
|||||
2
|
Enung Rahmanisih, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
3
|
Hj. Gurnawati, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
4
|
Suherman, S.Ag.
|
v
|
Guru PAI
|
|||||
5
|
Hj. Ani Mulyani, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
6
|
Dedeh Ratnasari, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
7
|
Ida Lasmidara, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
8
|
Ai Suhartini, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
9
|
Wawan Setiawan, S.Pd.
|
v
|
Guru Penj
|
|||||
10
|
Rani, A.Md.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
11
|
Nurliati, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
12
|
Lilis S.Pitriani, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
13
|
Usep Diana, S.Sn.
|
v
|
G. SenBud
|
|||||
14
|
Yun Fitriani
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
15
|
Cecep S.Pratama,A.Ma.Pust.
|
Pustakawan
|
||||||
16
|
Eem Rohimah
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
17
|
Erna Anggreani, S.Pd.I.
|
v
|
Guru PAI
|
|||||
18
|
Indri Febriani, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
19
|
Tatan Hadiansyah
|
v
|
Penjaga
|
|||||
20
|
Yeni Yuliani,S.s.
|
v
|
G.Komp
|
|||||
21
|
De Tita A Y, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
22
|
Agif Rubiyanto, S.Pd.
|
v
|
Guru Kelas
|
|||||
Perlu dipaparkan
juga bahwa rata-rata jumlah siswa setiap kelas adalah 34 orang dengan ketentuan
paling banyak untuk satu tingkatan kelas dibagi menjadi 4 bagian seperti, kelas
1 berjumlah 106 orang (49 laki-laki dan 57 perempuan) maka untuk setiap kelas
berjumlah 26/27 orang setiap kelas. Untuk jumlah siswa paling sedikit seperti,
kelas 6 berjumlah 77 orang(44 laki-laki dan 33 perempuan) dibagi menjadi dua
kelas yakni antara 38/39 orang tiap kelasnya.
Pada pengamatan
yang saya lakukan fokus pada dua kelas yaitu kelas 2 dan kelas 4 yang sedang
menerapkan kurikulum 2013. Pada saat mengamati proses belajar di kelas 2, guru
sedang mengajarkan pembelajaran bahasa sunda. Materi yang disajikan sangat
menarik dan variatif, kemudian pengelolaan kelasnya cukup terkendali berhubung
jumlah peserta didik yang tidak terlalu banyak. Sama halnya dengan kelas 4
(tematik), pengelolaan kelasnya pun cukup terkendali. Berhubung dengan latar
belakang guru yang berasal dari S1 PGSD sehingga dia mengetahui strategi
manajeman kelasnya.
Adapun aspek berbasis teknologi yang
sedang dikembangkan yaitu E-Library Berbasis Web untuk memudahkan peserta didik
dalam melihat daftar buku, melakukan pencarian sebuah buku, dan mengetahui
status buku yang dapat diakses http://sdsn-cibeusi.sch.id/lib.
BAB III
PENUTUP
A.
Simpulan
Secara umum SD
Negeri Cibeusi memiliki sarana dan prasarana yang representatif, kemudian
memiliki media pembelajaran yang telah tersedia sesuai dengan mata
pelajarannya. Area sekolah yang masuk kedalam Kawasan Pendidikan Jatinangor
mendukung tercapainya proses pembelajaran yang optimal karena rata-rata jumlah
peserta didik 34 orang/kelas sehingga memudahkan dalam mengelola dan
mengorganisasikan kelas.
Jika ditinjau dari staf pengajar,
rata-rata guru-guru kelas telah menyelesaikan jenjang S1 sehingga mereka
memiliki khazanah pengetahuan yang lebih luas pada pendidikan di sekolah.
Kemudian salah satu program unggulan sekolah yaitu sedang menggalakan program
E-Library Berbasis Web untuk melihat daftar buku, mencari status buku, dan
memudahkan siswa dalam mencari buku-buku pelajaran.
B.
Saran
Semoga dengan
adanya laporan observasi ini bisa memmberikan khazanah keilmuan kepada pembaca
terutama kepada calon guru. Jadi sebelum melakukan kegiatan belajar di kelas,
sebaiknya mengetahui keadaan dan situasi kelas/sekolah itu.